Tianjin – Napoli belum berhasil menjadi juara Serie A Italy kendati ada di papan atas dalam beberapa musim belakangan. Fabio Cannavaro mengungkapkan penyebabnya.

Napoli selalu menghuni posisi lima besar di Serie A Italy sejak musim 2010/2011. Prestasi terbaik Partenopei saat finis di posisi dua di musim 2013/2014.

Sering disebut menjadi salah satu pesaing utama Juventus di lanjutan Serie A Italy, Napoli malah kerap terpeleset saat berhadapan dengan tim yang menempati posisi di bawah mereka saat berlaga di kandang.

Di musim ini, Napoli sudah enam kali terpeleset di Serie A Italy. Dua saat berhadapan dengan sesama tim tiga besar, tunduk dari AS Roma dan seri melawan Juventus.

Empat hasil tak maksimal lain didapat saat bermain sebanding melawan Palermo, Lazio, dan Sassuolo. Satu lagi menelan kekalahan dari Atalanta.

Eks pemain belakang Napoli, Cannavaro, menilai bahwa hasil kurang maksimal tim besutan Maurizio Sarri saat melawan tim di bawah mereka menjadi pembeda dengan Juventus. Hal itu yang membuat mereka tak bisa menjadi juara Serie A Italy.

“Apa yang dibutuhkan Napoli? Suatu lompatan kualitas, mereka kehilangan poin di kandang saat melawan tim papan tengah dan tim kecil: itu yang menjadi pembeda,” kata Cannavaro di La Stampa yang juga dikutip Football Italia.

“Dalam duel langsung secara otomatis Anda mendapatkan motivasi. Hal itu yang menjadi perhatian Napoli dan tim yang sudah bertahun-tahun ada di papan atas, tapi tak kunjung menjadi juara,” imbuhnya.

Napoli saat ini ada di posisi tiga klasemen Serie A Italy dengan raihan sebanyak 64 poin. Mereka berjarak 10 poin dari Juve di posisi pertama, dan berselisih empat poin dari Roma di posisi dua.

(cas/fem)


NO COMMENTS