Manchester – Pep Guardiola tak mau terlena dengan performa impresif Manchester City di awal musim ini. Guardiola mengiyakan sulitnya menjadi juara di Premier League.

City melanjutkan start positifnya di Premier League dengan mengalahkan Crystal Palace 5-0 pada Sabtu (23/9/2017) lalu. Itu jadi kemenangan besar ketiga yang diraih City secara berturut-turut di Premier League.

Sebelumnya, Sergio Aguero dkk. unggul 5-0 atas The Reds dan menghajar Watford dengan skor mencolok 6-0. Di tengah performa tersebut, City juga melibas Feyenoord dengan skor 4-0 di Liga Champions.

City pun bertengger di puncak klasemen Premier League dengan 16 poin dari enam pertandingan. Mereka bersaing ketat dengan Red Devils yang punya jumlah poin sama.

Performa yang ditampilkan City itu membuat mereka digadang-gadang sebagai tim favorit untuk menjuarai Premier League musim ini. Tapi, usai kegagalan di musim lalu, Guardiola tak mau terlalu terbuai dengan penampilan apik yang ditampilkan City.

Saat ditanya apakah performa City akan membuat para lawan di Premier League takut, Guardiola menjawab: “Tidak, The Blues unggul 4-0 di Stoke City, jadi… Red Devils tidak kebobolan lima atau enam laga berturut-turut, kompetisi begitu berat, semua tim besar kuat. Kita baru di bulan September, bukan Maret.”

“Sekarang jangan fokus ke soal itu. Kami selalu mencoba mencetak gol sebanyak mungkin untuk fans kami, kami ingin unggul, tapi masih terlalu dini apakah itu akan berarti kami juara Premier League atau bahkan lolos ke Liga Champions,” Guardiola melanjutkan.

“Cara terbaik untuk menghormati lawan Anda adalah dengan terus menyerang mereka, kami bermain untuk menyerang sebanyak mungkin. Tapi, Anda tahu, sebelum saya tiba di sini, orang-orang bilang ini akan mudah, tapi ini sulit,” katanya seperti dilansir Telegraph.

(nds/mrp)


NO COMMENTS