Jakarta – Timnas Indonesia U-22 menyelesaikan rangkaian latihan di pelatnas. Para pemain sekaligus menuntaskan penantian ke SEA Games 2017 Kuala Lumpur yang sudah bikin harap-harap cemas.

Tuntas sudah rangkaian pemusatan latihan Timnas U-22 yang bergulir mulai 7 sampai 11 Agustus 2017 di Karawaci. Sang pelatih, Luis Milla, mendampingi langsung para pemain pada Jumat (11/8/2017). Dia dibantu oleh para asistennya. Komplit.

Ada aroma ketegangan di sela-sela latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci itu petang tadi. Sebab, pada hari inilah susunan pemain ke SEA Games 2017 Kuala Lumpur diumumkan.

Timnas hanya memboyong 21 pemain. Artinya, empat pemain harus pulang.

Beberapa pemain bahkan mengiyakan tekanan sudah cukup besar sejak masuk pelatnas. Ada kekhawatiran mereka tak lolos ke Kuala Lumpur.

“Saya tidak mau banyak omong. Saya khawatir kalau bicara ini itu, lantas malah tidak lolos ke timnas,” kata pemain yang enggan disebut namanya.

Milla memang bersikukuh untuk menentukan nama pemain hingga hari terakhir latihan, tepat sebelum terbang ke Kuala Lumpur.

Latihan akhir Timnas U-22 sore tadi dimulai pukul 16.30 sampai sekitar 18.00.

Bek Timnas, Ryuji Utomo, menampik jika suasana di dalam Timnas sedang tegang. Dia mengaku tetap enjoy.

“Kami tetap berlatih dengan baik. Tidak, tidak ada ketegangan. Mau lolos atau tidak itu di tangan pelatih. Kami tetap penuh kekeluargaan sampai hari ini,” tutur Ryuji tepat setelah berlatih.

[Baca Juga: Ini Dia Daftar Pemain Timnas U-22 ke SEA Games 2017 Kuala Lumpur]

Mereka pun berlatih sesuai porsi yang disodorkan barisan pelatih. Mulai pemanasan dan berlanjut kepada pematangan set piece. Mereka pantang mengulang kesalahan serupa pada Kualifikasi Piala Asia U-23 dengan dikalahkan oleh Malaysia.

Ryuji Utomo saat berlatih di Timnas U-22 di Karawaci beberapa waktu lalu. Foto: Grandyos Zafna/detikSport

“Tadi latihan banyak set piece karena Luis Milla tidak mau perihal kaya lawan Malaysia terulang. Soalnya dua gol dari set piece,” kata Bima Sakti, asisten pelatih.

Timnas U-22 akan langsung bertolak ke Malaysia pada Sabtu (12/8/2017) pagi WIB. Indonesia akan menghadapi Thailand sebagai laga perdana pada 15 Agustus 2017.

Timnas U-22 pun sudah mengantongi cara untuk meladeni tim Thailand. Menurut Bima, timnya akan bermain dengan mengandalkan kecepatan counter attack.

“Thailand punya pemain bagus dalam bertahan dan menyerang. Organisasi juga sangat bagus. Kami harus manfaatkan counter attack dengan cepat,” beber Bima.

Dalam sesi wawancara usai latihan itu, Bima sekaligus menyebut peluang tipis Bagas Adi Nugroho untuk tak dibawa ke Kuala Lumpur. Bek Arema FC sampai saat ini belum pulih betul dari cedera lutut yang didapat saat melawan Thailand di Kualifikasi Piala Asia U-22.

Untuk mengantisipasi kehilangan Bagas, tim pelatih sejak latihan hari pertama sudah menjajal Ricky Fajrin sebagai bek tengah. Padahal, pemain Bali United itu biasa main di posisi full back kiri.

“Kemungkinan Bagas tidak dibawa. Ada Ricky yang kuat dengan kaki kiri. Ada Rezaldi (Hehanusa) juga, tapi kami coba Ricky dulu,” tandas Bima.

Dalam prosesnya, selain Bagas, tiga pemain lain dipulangkan. Mereka Miftahul Hamdi (Bali United), Ravi Murdianto (PS TNI), dan Gian Zola Nasrulloh (Persib).

Selamat bertarung, Timnas U-22!

(fem/fem)


NO COMMENTS