Judi Bola – Sesditjen Imigras Kementerian Hukum dan HAM, Friment S. Aruan, menegaskan bahwa klub Liga 1 semestinya tak hanya berfokus terhadap KITAS dalam merekrut pemain asing. Namun, ada prosedur baku yang harus dipatuhi. Seperti apa?

KITAS/ITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) para pemain asing di Liga 1 tengah menjadi perbincangan hangat. Bukan hanya media lokal, tapi juga menjadi santapan media asing karena menyangkut nama bekas pemain The Blues, Michael Essien.

Menurut Friment, sejauh ini banyak pihak yang salah paham terkait izin pemain asing. Sebelumnya, pihak-pihak terkait di sepakbola menganggap KITAS/ITAS sebagai syarat pertama yang harus diajukan.

Simak Juga : Xavi Prediksikan Barca Unggul 2-1 di El Clasico | Berita Bola Terbaru

Padahal, sejatinya klub-klub kontestan Liga 1 bukan hanya semata-mata harus menyelesaikan KITAS para pemain asing itu. Tapi, ada proses yang harus dipatuhi oleh klub dalam mendatangkan pemain asing.

Pertama-tama, klub-klub yang mempekerjakan pemain asing harus lebih dulu mengajukan RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing) sebelum si pemain asing itu masuk ke Indonesia.

Dari hasil pengajuan RPTKA ke Kemenaker, nantinya akan keluar IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) dalam waktu paling lambat tiga hari, yang datanya sudah ada di kantor-kantor imigrasi dengan mekanisme online dan berlanjut pada keluarnya KITAS.

Penjelasan itu disampaikan dalam pertemuan antara PSSI, BOPI, PT LIB, Kementrian Ketenagakerjaan, Imigras, dan wartawan di gedung Kemnaker, Kamis (20/4/2017).

“Ini perlu kita luruskan. Untuk mendapatkan KITAS/ITAS harus punya IMTA dulu. Pemain asing yang masuk ke Indonesia saat ini sah, namun mereka masuk menggunakan visa kunjungan, dan mereka pakai izin tinggal kunjungan yang resmi bisa tinggal di Indonesia,” kata Friment.

“Dalam hal ini, pemain asing yang bermain bola harus punya IMTA yang diajukan klub terlebih dahulu untuk dapatkan KITAS/ITAS di kantor imigrasi.”

“Jadi, aturan ini harus dipatuhi betul oleh para klub-klub pengguna pemain asing. Agar tidak ada lagi teguran dari imigrasi, yang ketika itu dialamatkan pada Persib Bandung,” beber dia.

Sebelumnya BOPI mengumumkan ada 25 pemain asing dari 11 klub berbeda di Liga 1 yang belum memiliki KITAS. Tidak disebutkan apakah proses RPTKA dan IMTA sudah dipenuhi atau belum.

(rs)


NO COMMENTS