London – Dalam beberapa tahun terakhir klub-klub Inggris tak bisa unjuk gigi di pentas Eropa. Hal itu disebut sebagai imbas dari amat sengitnya Premier League.

Pendapat tersebut dilontarkan oleh Olivier Dacourt, mantan pesepakbola asal Prancis yang dalam kariernya pernah membela klub Inggris macam Everton, Leeds United, dan Fulham. Dalam kariernya dulu Dacourt, yang juga sempat tampil di Serie A, pernah membantu Leeds menembus semifinal Liga Champions musim 2000-01.

“Premier League sangat sengit, amat keras,” ujar Dacourt dalam acara Alan Brazil Sports Breakfast yang dilansir talkSPORT.

“Setiap pekan ada setiap pertandingan yang sama sulitnya seperti partai-partai Liga Champions. Ada sedemikian banyak tim yang kompetitif. Di Prancis ada tim-tim besar, tapi di sisi lain Anda juga memiliki pertandingan-pertandingan yang lebih mudah untuk dimenangi. Sedangkan di Inggris, ketika Anda harus main lawan tim-tim papan bawah maka Anda tahu itu akan jadi duel sengit, Anda harus berusaha setengah mati untuk unggul.

“Saya pikir itu tidaklah membantu (kans tim-tim Inggris di Eropa) karena secara fisik dan mental itu bakal menghabisi Anda,” sebutnya.

The Blues adalah klub Inggris terakhir yang pernah menjuarai Liga Champions yakni pada 2012. Sejak itu baru dua kali tim-tim Premier League menembus semifinal, yakni Manchester City musim lalu dan The Blues pada 2013-14.

Sementara dalam periode 30 tahun terakhir, cuma ada dua tim Inggris yang pernah berjaya di Piala UEFA/Liga Europa yaitu The Reds pada 2001 dan The Blues di 2013.

(krs/din)


NO COMMENTS