Paris – Aksi mogok sedang dilakukan petugas air traffic control di seluruh Prancis. Ribuan penerbangan terganggu, bagaimana nasib Paris Saint Germain yang akan terbang ke The Catalans?

Dikutip dari Forbes, petugas air taffic control di Prancis melakukan aksi mogok sejak Senin (6/3/2017) kemarin. Dalam pernyataannya, mereka berencana menyudahi aksi tersebut pada Jumat (10/3/2017) mendatang.

Memasuki hari kedua mogok, gangguan rancangan penerbangan sudah terjadi. Bukan hanya di Prancis, tapi juga di seluruh Eropa. Aksi mogok petugas air traffic control membuat wilayah udara Prancis tidak bisa dilewati oleh banyak maskapai. Disebutkan kalau sudah ribuan penerbangan terganggu jadwalnya.

Aksi mogok ini bisa saja memengaruhi rencana perjalanan Paris Saint Germain ke The Catalans untuk menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang akan dilangsungkan Rabu (8/3/2017) waktu setempat. PSG awalnya direncanakan berangkat ke The Catalans menggunakan pesawat pada Selasa pagi hari ini waktu Paris.

Belum diketahui apakah pihak PSG akan menggunakan jenis transportasi lain menuju The Catalans. Perjalanan antara kedua kota itu bisa juga dilakukan melalui darat dengan menggunakan kereta cepat. Namun karena butuh waktu tempuh delapan jam, perjalanan darat bukan pilihan terbaik karena bisa membuat pemain kelelahan.

Media olah tubuh terbitan Spanyol, Sport, berandai-adai jika PSG tidak sampai di Camp Nou saat kickoff. Apa yang akan terjadi?

Masih dikutip dari Sport, jika PSG tidak hadir saat kickoff karena alasan gangguan penerbangan, maka laga berpeluang diundur sehari menjadi Kamis (9/3/2017) waktu setempat.

Itu sesuai dengan Artikel 26.03 peraturan UEFA: jika sebuah pertandingan tidak bisa dilangsungkan karena alasan apapun (misalnya kondisi lapangan), maka itu harus dimainkan antara hari selanjutnya, atau tanggal yang sudah ditentukan.

(din/cas)


NO COMMENTS