Sevilla – Leicester City mulai bangkit selepas pemecatan Claudio Ranieri. Hal ini tak luput dari perhatian Sevilla, yang jadi lawan The Foxes di babak 16 besar Liga Champions.

Tak lama setelah Leicester dikalahkan Sevilla 1-2 di leg pertama babak 16 besar, Ranieri dicopot dari kursi manajer. Untuk sementara tim dipimpin oleh manajer interim Craig Shakespeare.

Shakespeare sejauh ini bekerja dengan baik dan telah mengantarkan Leicester mengalahkan The Reds dan Hull City dalam dua pertandingan terakhir.

Ujian berikutnya untuk Leicester adalah laga melawan Sevilla di leg kedua babak 16 besar, Selasa (14/3/2017) mendatang. Sevilla, yang juga memantau perkembangan situasi di Leicester, memprediksi laga akan berjalan sengit.

“Kami punya sekelompok analis yang membuat laporan jelas mengenai apa yang terjadi di era Ranieri, dan apa yang sekarang terjadi dengan kebangkitan moral dan bagaimana tim mereka sekarang kembali berbahaya seperti musim lalu,” ujar pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli, yang dikutip FourFourTwo.

“Kami telah memodifikasi rencana-rencana kami. Leicester telah menunjukkan bahwa mereka akan menjalani laga ini seolah-olah ini adalah final Piala Dunia dan kami tahu bahwa dengan tidak unggul dengan selisih yang sepantasnya di leg pertama, kami akan berada di bawah tekanan besar dan kalau kami tidak siap maka akan sangat berat,” kata Sampaoli.

(mfi/krs)


NO COMMENTS