Barca – Barca akhirnya berhasil menuntaskan misi yang awalnya terlihat nyaris mustahil. Pelatih Barca, Luis Enrique, menyebut comeback timnya bukanlah sebuah pertunjukan hiburan semacam Harlem Globetrotters.

Barca baru saja membuat sejarah dengan melakukan comeback terhebat di kompetisi antarklub Eropa. Blaugrana mengalahkan Paris Saint-Germain 6-1 di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions dengan agregat 6-5.

Barca pun menjadi tim pertama yang mampu membalikkan keadaan setelah tumbang dengan selisih empat gol di leg pertama.

(Baca juga: Dramatis! Barca Unggul 6-1 atas PSG dan Lolos ke Perempatfinal)

Kekalahan 0-4 dari PSG di leg pertama babak 16 besar memang membuat Barca terjepit. Mereka pun tak punya pilihan selain tampil sangat ofensif di Camp Nou sejak kick-off.

Upaya Barca terlihat cukup mulus karena mereka unggul 3-0 hingga menit ke-50 berkat gol Luis Suarez, gol bunuh diri Layvin Kurzawa, dan penalti Lionel Messi. Namun, gol balasan PSG lewat Edinson Cavani pada menit ke-62 benar-benar menyulitkan Barca. Pasalnya, dalam waktu sekitar setengah jam, mereka harus mencetak tiga gol lagi untuk lolos.

Tapi, Barca tak butuh waktu setengah jam untuk melesakkan tiga gol tambahan ke gawang PSG. Mereka secara dramatis mencetak tiga gol pada menit-menit akhir melalui Neymar (dua gol) dan Sergi Roberto untuk membuat seisi stadion bergelora dan larut dalam kegembiraan.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang tetap menjaga keyakinan mereka setelah kami tumbang 0-4. Kemenangan ini didedikasikan untuk mereka karena ini bukanlah Harlem Globetrotters, ini sepakbola,” ujar Enrique seperti dikutip Reuters.

Harlem Globetrotters yang dimaksud Enrique merupakan sebuah pertunjukan basket hiburan yang mengombinasikan ketangkasan, teater, dan komedi.

“Kami mempertaruhkan segalanya dan akhirnya itu terbayar lunas. Anda sangat jarang melihat hal-hal seperti ini dalam sepakbola dan kali ini adalah giliran kami,” tutur Enrique, yang akan meninggalkan Barca pada akhir musim ini.

“Sebuah pencapaian seperti ini menguntungkan semua orang dan saya gembira menikmati saat seperti ini. Kuncinya adalah efisiensi kami. Gol keenam dicetak berkat harapan suporter yang berada di sisi lain dunia,” katanya.

(mfi/rqi)


NO COMMENTS