Madrid – Zinedine Zidane bukan Jose Mourinho yang suka psy war, atau Juergen Klopp dengan semangat berapi-api di pinggir lapangan. Ketenangan Zizou jadi kunci sukses dia sebagai pelatih.

Demikian diungkapkan Nacho Fernandez. Bek 27 tahun itu sudah tidak asing lagi dengan Zidane. Karier sepakbola Nacho di tim utama Real Madrid tak akan pernah lepas dari andil pria berkepala plontos itu.

Sejak Zidane mengambil alih tim Real Madrid Castilla pada Juni 2014, Nacho mulai rajin bolak-balik membela tim Castilla dan juga tim utama.

Peningkatan drastis dalam karier sepakbolanya datang saat Madrid mengangkat Zidane sebagai pelatih tim senior usai Rafael Benitez di pecat pada awal 2016. Nacho dapat menit bermain yang lebih banyak di tim senior dan juga berhasil meraih trofi Liga Champions yang kedua di tahun 2016.

Terlepas dari rasa percaya Zidane untuk menjadikan Nacho sebagai starter di lini belakang, sang pemain menuturkan bahwa pelatihnya itu punya karakter yang mirip dengan dirinya.

Ketenangan pria 44 tahun dalam menghadapi permasalahan jadi hal yang dianggap serupa. Karena faktor itu juga Madrid dinilai Nacho bisa sesukses saat ini.

“Saya suka dia karena mirip seperti saya, orang yang tenang dan tidak bingung ketika datang masalah. Dia mudah didekati dan sangat vital,” ujar Nacho dalam wawancaranya dengan UEFA, yang dikutip Marca.

“Berkat dia, kami telah menggapai banyak hal penting dan saya berharap itu terus seperti ini,” sambungnya.

“Dia membangun suasana yang sangat baik dan dinamis, aspek taktis atau teknis, dan suasan baik yang dimiliki tim ini. Itu bisa di lihat di lapangan dari kesatuan suasana yang kita miliki setiap hari saat berlatih,” tegas Nacho.

(din/krs)


NO COMMENTS