Bologna – Kemenangan dramatis dipetik AC Milan atas Bologna di lanjutan Serie A. Hasil itu sekaligus memutus serangkaian kekalahan yang diderita Milan.

Milan pulang dengan tiga angka dari lawatannya ke markas Bologna. Bertanding di Renato Dall’Ara, Kamis (9/2/2017) dinihari WIB, Rossoneri yang harus bermain dengan sembilan orang itu unggul 1-0 berkat gol Mario Pasalic di menit ke-89.

Hasil tersebut mengembalikan Milan ke jalur positif. Sebelum melawan Bologna, tim arahan Vincenzo Montella itu menelan empat kekalahan secara berurutan di semua kompetisi.

Rangkaian kekalahan itu dimulai saat Milan takluk 1-2 dari Napoli di lanjutan Serie A 22 Januari lalu. Milan kemudian menyerah di tangan Juventus di babak perempatfinal Coppa Italia, juga dengan skor yang sama.

Kekalahan Milan berlanjut saat tandang ke markas Udinese di Serie A. Carlos Bacca dkk. kemudian ditumbangkan Sampdoria di San Siro dengan skor 1-0.

Selain tersingkir dari Coppa Italia, kekalahan-kekalahan tersebut juga membuat Milan kian melorot di klasemen Serie A. Akibat tiga kekalahan di liga, Milan turun ke posisi tujuh (40 poin) dan ketinggalan delapan angka dari Napoli yang ada di zona Liga Champions.

Tapi Montella menampik kalau Milan sedang krisis. Kemenangan atas Bologna dinilai Montella adalah bukti bahwa tidak ada masalah dengan performa Milan.

“Wajar ada naik turun dalam satu musim, tapi masalah terbesar kami adalah banyak cedera dan kekalahan secara berurutan, kekalahan-kekalahan aneh,” ujar Montella seperti dikutip dari Soccerway.

“Kami tunduk dari Napoli dan Juventus yang di atas kertas lebih kuat dari kami, kemudian melawan Udinese dan Sampdoria kami tunduk dalam laga yang biasanya Anda tunduk satu kali dalam satu musim,” lanjutnya.

“Ketidakberuntungan kami adalah tunduk di laga-laga itu secara berurutan. Hasil-hasil itu seolah-olah menunjukkan kalau kami sedang krisis, padahal jelas tidak. Hasil-hasilnya yang buruk, bukan performanya,” kata Montella menegaskan.

(nds/raw)


NO COMMENTS