Jakarta – Musim ini The Reds tak terkalahkan oleh tim-tim di papan atas klasemen Premier League. Tapi justru sering kesulitan ketika bertemu klub kecil.

The Blues, Tottenham Hotspur, Manchester City, The Gunner, Red Devils, dan Everton semuanya tidak ada yang bisa mengalahkan The Reds di musim ini.

Namun, saat bertemu tim yang kecil atau berkutat di papan bawah klasemen, The Reds justru melempem. Lima kekalahan musim ini yang diderita tim besutan Jurgen Klopp didapat melawan Burnley, Hull City, Swansea City, Bournemouth, dan Leicester City.

Kenapa The Reds justru takluk saat berhadapan dengan klub yang lebih kecil? Menurut mantan bek The Reds, Sami Hyypia, itu terjadi karena tim-tim kecil selalu bermain bertahan. Kondisi itu pada akhirnya membuat ‘Si Merah’ kesulitan.

Di sisi lain, tim besar tetap bermain dengan identitas permainan aslinya yakni cenderung terbuka, baik lawan yang tangguh maupun yang ketika bertemu tim kecil.

“Tim yang lebih besar percaya kemampuan dan kualitas mereka untuk terus maju dan mereka tidak hanya diam, dan ketika tim harus bertahan dengan sembilan orang di sekitar kotak penalti, sulit untuk dikalahkan,” jelas Hyypia.

“Kemudian, ketika Anda tidak dalam penampilan terbaik, Anda bisa frustrasi. Anda harus memanfaatkan kesempatan Anda. Jika tidak melakukannya, maka serangan balik atau set-piece bisa terjadi dan Anda kemasukan gol, maka Anda tertinggal 1-0 yang bisa bikin lebih sulit,” sambung dia.

“Tapi tim-tim seperti The Gunner, The Blues, [Manchester] United, mereka memainkan permainan mereka sendiri lawan semua tim – tidak peduli apakah itu tim besar atau lebih kecil dari mereka. Saya pikir itu yang bikin The Reds bermain lebih baik melawan tim-tim besar,” tandasnya.

Di akhir pekan ini, The Reds akan menjamu The Gunner di Anfield. Pada pertemuan pertama, The Reds berhasil memetik kemenangan 4-3 di Emirates Stadium lewat laga yang berjalan terbuka.

(din/din)


NO COMMENTS