Jakarta – Steven Gerrard dinilai punya potensi untuk menjadi pelatih hebat. Final Liga Champions 2005 di Istanbul adalah salah satu bukti kemampuannya.

Setelah gantung sepatu dari dunia sepakbola, Gerrard saat ini melanjutkan karier sebagai pelatih sepakbola. Legenda The Reds itu menjabat sebagai pelatih di akademi The Reds.

Pilihan yang dibuat Gerrard sejauh ini sudah dapat sorotan oleh mantan rekan satu timnya saat di The Reds dulu, seperti Luis Garcia dan Djibril Cisse.

Keduanya beranggapan mantan kapten The Reds tersebut bisa jadi pelatih hebat di suatu hari nanti. Namun, Cisse punya alasan yang kuat. Dia beranggapan peristiwa di ruang ganti saat jeda laga final Liga Champions 2005 sebagai bukti hebatnya seorang Gerrard dalam memompa semangat tim.

Ketika itu The Reds yang berhadapan dengan AC Milan tertinggal 0-3 hingga jeda laga, namun tim yang dikomandoi Gerrard bisa menyamakan skor menjadi 3-3 di 45 menit kedua.

Pertandingan ini pada akhirnya berakhir lewat adu penalti setelah tak ada gol yang tercipta di babak tambahan. The Reds keluar jadi pemenang di adu “tos-tosan” dengan skor 3-2.

“Pada jeda pertandingan, Rafa Benitez (pelatih The Reds saat itu) melakukan pidato. Dia berusaha untuk memotivasi kita supaya kembali ke permainan. Dia benar-benar Optimis. Tapi, yang benar-benar mengubah permainan adalah pidato Gerrard,” ungkap Cisse seperti dilansir Mirror.

“Dia meminta baik-baik kepada staf untuk menyendiri bersama pemain dan Gerrard mengatakan bahwa dia adalah anak The Reds, selalu menjadi klubnya,” sambungnya.

“Dia tidak ingin melihat klubnya jadi seperti ini, dihina, dan dia mengatakan jika kami mencetak gol di 15 menit pertama, kami akan memenangkan pertandingan dan dia orang yang mencetak gol pertama.

“Itu jadi pidato yang terbaik dari seorang kapten yang pernah saya dengar sepanjang karier saya. Dia meminta semua orang untuk masuk ke lapangan, termasuk Rafa, yang diminta untuk terlibat dalam permainan. Itulah yang memberi kami kekuatan untuk pergi dan memenangkan pertandingan,” tegas Cisse.

(din/din)


NO COMMENTS