Jakarta – Mendiang Sugih Hendarto merupakan sosok yang menginspirasi Rahmad Darmawan. Coach RD, yang kini melatih T-Team, pun dapat warisan ilmu-ilmu dari mentornya itu.

Hendarto, yang merupakan pelatih kondang Persija Jakarta era 80-an dan 90-an, meninggal dunia pada hari Minggu (5/3/2017) pagi tadi. Rahmad Darmawan pun mengenang sosok yang juga ia sebut sebagai mentor tersebut.

“Om Hendarto pelatih yang cerdas dan punya konsep permainan yang sederhana, namun akan selalu jadi yang utama dalam sebuah tim,” ungkap RD kepada detikSport.

Foto: dok: Istimewa

“Om juga selalu meningkatkan kualitas teknik pemain dalam setiap program latihannya, karena beliau berprinsip: pemain yang dibekali teknik dan skill yang baik akan mampu mengatasi semua masalah di lapangan,” lanjutnya.

Salah satu teknik RD yang dikembangkan Om Hen adalah teknik seret bola. Hal itu jugalah yang buat teknik dribbling RD di atas lapangan saat itu semakin matang dan punya kelebihan tersendiri.

Selama menjadi pelatih sejauh ini, pria 50 tahun itu memang tidak sering-sering amat memaksakan pemainnya untuk menguasai teknik seret bola. Tapi RD mengadopsi keyakinan Om Hen terkait pentingnya teknik individu.

“Itu (seret bola) kekuatan dribbling saya saat dimatangkan lagi sama Om Hen. Beliau bilang satu kelebihan dribbling bisa mengalahkan lawan dalam posisi satu lawan satu… karena lawan tahu kita akan buat itu (dribbling), tapi mereka tidak tahu kapan saya akan melakukannya,” sambung mantan pelatih Sriwijaya FC dan Timnas U-23 itu.

“Saya tidak bisa memaksakan kemampuan pemain lain yang saya latih harus begitu, tapi saya memberi kepercayaan soal yang Om Hen sampaikan untuk berani buat risiko dengan teknik individu saat di sepertiga lapangan serang karena itu bagian penting untuk mengacaukan penjagaan lawan,” tegasnya.

(krs/krs)


NO COMMENTS