Jakarta – Presenter sepakbola, Tio Nugroho, mengungkapkan kendala utama sulitnya mendatangkan Real Madrid ke Indonesia. Masalah itu adalah pendanaan.

Tio merupakan salah satu member aktif Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI). Ia bergabung dengan PRMI sejak periode pertama, yakni 2007. Selama aktif di komunitas itu, Tio tidak pernah menjabat sebagai pengurus lantaran sibuk dengan pekerjaannya.

Di acara pelantikan kepengurusan PRMI periode 2016-2019, Tio menyempatkan hadir. Presiden anyar PRMI, Chandra Bayu, mengaku sedang berupaya mendatangkan Real Madrid ke Indonesia.

Usaha untuk mendatangkan klub peraih 32 gelar La Liga ini bukan cerita baru. Tio pun memaparkan kendala-kendala yang selama ini menyulitkan.

“Kendalanya adalah harga. Real Madrid sangat mahal sekali. Klub seperti Madrid dan The Catalans itu di kisaran harga 40 miliar, beda dengan Valencia yang hanya 6 miliar,” ungkap Tio di Cafe Brewezk, Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2/2017).

“Itu belum termasuk Hotel yang mereka minta lima lantai dikosongkan dan mobil Alphard harus siap 20 biji, mau dipakai ataupun tidak. Hal itu juga memakan biaya besar,” sambungnya.

Foto: Tio Nugroho (detikSport/Randy Prasatya)

“Jika dihitung-hitung secara bisnis, televisi tidak mungkin bisa bayar segitu, sponsor juga. Pasti itu akan rugi bagi mereka. Nah, makanya hal itu yang bikin Indonesia sulit mendatagkan tim sekelas Red Devils, The Catalans, dan Real Madrid. Itu tiga tim yang paling mahal,” tandas Tio.

Meski masalah dana menjadi faktor utama, Tio tidak menampik jika ada tiga promotor yang sudah tertarik untuk membawa Cristiano Ronaldo dkk. ke Indonesia.

(mfi/nds)


NO COMMENTS