Foto: Agung Pambudhy



Jakarta – Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menegaskan bahwa dia tidak memiliki niat memanggil pemain naturalisasi ke dalam skuatnya. Dia hanya ingin melihat pemain-pemain Indonesia yang ada di luar negeri.

Timnas U-19 mulai menggelar seleksi pemain tahap pertama. Sebanyak 41 pemain menjalani latihan di Lapangan National Youth Training Center, Bojongsari, Depok, Rabu (1/3/2017), hingga empat hari ke depan.

Nantinya, dari 41 pemain tersebut Indra akan menentukan pemain-pemain yang memenuhi kriterianya. Berapa pun jumlahnya, Indra mengaku tidak ada masalah.

Sebabnya, Indra masih akan blusukan mencari pemain-pemain di beberapa daerah Indonesia, termasuk menyeleksi 86 pemain dari Asprov-asprov. Setelahnya, barulah dia akan melakukan pemangkasan jumlah pemain pilihannya.

Tak hanya menyeleksi pemain lokal, Indra juga akan memanggil 12 pemain Indonesia yang merumput di luar negeri. Mereka dijadwalkan tiba di tanah air pada awal April mendatang.

Indra mengatakan bahwa dia tidak memiliki niat memakai pemain naturalisasi di dalam timnya. Dia menegaskan hanya akan memberikan kesempatan bagi pemain-pemain Indonesia masuk dalam timnas U-19.

“Saya tidak ada niat pemain (memanggil pemain naturalisasi) yang saya panggil adalah pemain, mereka adalah anak Indonesia. Kami tidak ada niat naturalisasi, yang kami anggil anak dari orang tua Indonesia,” ujar Indra.

Timnas U-19 dijadwalkan bakal menggelar pemusatan latihan beberapa kali sebelum tampil di Piala AFF U-19 pada 4-17 September di Myanmar. Sebelum tampil di ajang tersebut, skuat ‘Garuda Muda’ memiliki agenda ujicoba baik di dalam maupun di luar negeri.

(ads/mfi)


NO COMMENTS